Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Mei 2015

Rajin Gosok Gigi Pengaruhi Kejantanan

Gigi Ku Bagus - Rajin-rajin lah menggosok gigi bagi anda para laki-laki sejati. Sebab, jika tidak sikat gigi bukan hanya akan membuat gigi rusak, melainkan juga ada hubungannya dengan organ kejantanan anda.

Berdasarkan sebuah penelitian, kesehatan gigi itu ada hubungannya dengan ereksi. Dalam studi di Taiwan diketahui, 79 persen pria dengan disfungsi ereksi (ED) lebih mungkin didiagnosis berpenyakit periodontal kronis (CPD). CPD adalah infeksi yang terjadi ketika gusi menarik diri dari gigi dan memungkinkan bakteri menyebar ke tulang di sekitar gigi.

"Peradangan kronis yang disebabkan oleh penyakit gusi bisa merusak sel-sel endotel seorang pria yang membentuk lapisan pada semua pembuluh darah, termasuk pembuluh darah Mr. P. Kerusakan endotel bisa mengakibatkan aliran darah Mr. P terganggu dan menyebabkan Mr. P menjadi lemas," kata urologi Larry Lipshultz, MD, seperti dilansir laman Womens Health Magazine, Selasa (28/4).

Para peneliti pun menyarankan pencabutan gigi agar bisa membantu menghilangkan peradangan. Dengan demikian, risiko disfungsi ereksi pun bisa dikurangi.

Sebaliknya, jika penyakit ini diketahui lebih awal maka bisa diatasi dengan pengobatan yang sederhana. Misalnya, pembersihan mendalam yang bisa dilakukan oleh dokter gigi.

Orang-orang yang memiliki penyakit periodontal di masa lalu lebih mungkin untuk menderita CPD. Karenanya penting untuk  mengambil tindakan pencegahan dan memantau gejala.

"Kebanyakan orang yang memiliki CPD tidak merasa sakit sampai di tahap lanjutan jadi pastikan untuk mengunjungi dokter gigi Anda jika Anda mengalami gusi bengkak, merah, gusi berdarah ketika menyikat gigi, bau mulut dan gigi longgar," kata Sally J. Cram, consumer advisor for the American Dental Association (ADA).

CPD sebetulnya bisa dicegah. Pastikan Anda menyikat gigi selama dua menit dua kali sehari dengan pasta gigi fluoride, melakukan floss sekali sehari hari dan pastikan Anda rutin melakukan pemeriksaan gigi ke dokter gigi Anda.

Sabtu, 25 April 2015

Pemakai Kawat Gigi Harus Jaga Kesehatan Mulut

Gigi Ku Bagus Untuk memperbaiki struktur gigi yang berantakan, pemakaian kawat gigi atau behel bisa menjadi pilihan. Sayangnya kawat gigi yang menempel justru mudahkan terjadinya penumpukan plak di gusi.

Sandra Olivia, dokter gigi spesialis Periodonsi dari Illena Dental Clinic mengatakan, plak yang menumpuk di gusi tersebut lama-kelamaan bisa membentuk karang gigi. Bila tidak ditangani, masalah ini bisa meningkatkan risiko radang gusi dan kerusakan tulang penyangga gigi. Lama-kelamaan gigi akan goyang dan akhirnya tanggal (copot).

"Karang gigi terbentuk dari plak sisa makanan yang menempel dan mengeras. Pada orang-orang yang memakai kawat gigi, karang gigi bisa lebih mudah terbentuk. Makanya mereka jadi lebih sering punya masalah bau mulut," kata Sandra Olivia di Jakarta, Jum'at (24/4).

Karena itu, lanjut Sandra, pembersihan gigi pada orang-orang yang memakai kawat gigi harus lebih sering dilakukan. "Penggunaan sikat gigi juga harus yang khusus. Sebaiknya gunakan benang gigi (flossing) untuk membersihkan bagian yang sulit dijangkau," imbuhnya.

Kontrol rutin ke dokter gigi juga tak boleh diabadikan. Lakukan setidaknya satu bulan sekali. "Selain ke orthodontist, orang yang memakain kawat gigi juga perlu kontrol ke spesialis periodonsi, supaya kondisi gusi dan tulang penyangga giginya tetap terkontrol," pesan Sandra.

Sumber Berita Satu