Tampilkan postingan dengan label gigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gigi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2015

Malas Sikat Gigi Bisa Cepat Pikun

Gigi Ku Bagus - Masalah dalam kebersihan gigi, diyakini terkait dengan penyakit demensia dan jantung. Demikian menurut hasil studi dalam rekaman dokumenter, yang akan disiarkan oleh BBC pada pekan ini.

Dikutip dari laman Al Arabiya, Senin, 8 Juni 2015, hasil studi mengungkap bahwa malas menyikat gigi, dapat menyebabkan peradangan kronis, yang pada akhirnya merusak sistem sirkulasi dan organ-organ penting.

Riset menunjukkan gusi yang buruk, terkait dengan terjadinya Alzheimer dan penyakit jantung. BBC akan menyiarkan episode pertama dari dua bagian dokumenter.

Seorang dokter gigi, Mervyn Druian, mengatakan mulut seorang pasien adalah faktor kunci, yang mengindikasikan kondisi kesehatan, serta penuaan yang terjadi pada mulut.

"Gusi yang terlihat merah dan peradangan, kondisi gigi yang memperlihatkan kerapuhan, pembusukan atau abrasi, adalah tanda-tanda peringatan, bahwa mulut Anda menua lebih cepat dari yang semestinya," kata Druian.

Anda yang mengalami persoalan dengan gigi dan ingatan yang lemah, harus waspada karena pikun bukan satu-satunya persoalan. Pikun hanya salah satu gejala umum demensia.

Apa yang Anda alami bisa jadi awal dari demensia, yaitu penurunan fungsional karena kelainan pada otak, membuat penderitanya kehilangan kemampuan menyelesaikan permasalahan dan emosional.

Senin, 08 Juni 2015

5 Hal Yang Bisa Merusak Gigi

Gigi Ku Bagus - Kita semua hampir semuanya tahu bila sering makan permen dan minum minuman bersoda bisa merusak gigi. Tapi Anda juga sebaiknya mengetahui gula dan asam juga bisa bersembunyi dalam makanan atau minuman lain yang tampak tidak berbahaya.

Dokter gigi asal New York, Marc Lowenberg, DDS punya fakta bahwa ada lima makanan atau minuman yang berpotensi untuk merusak gigi serta cara untuk menghindari kerusakan tersebut. Dilansir dari laman Time, Selasa (9/6/2015) berikut daftarnya.

1. Jus buah
Mendengar istilah jus, biasanya yang terbayang adalah minuman berbahan buah yang menyehatkan tubuh. Namun, hati-hati bagi yang senang konsumsi jus dalam kemasan, beberapa jus memiliki kadar gula tinggi (bahkan beberapa di antaranya lebih tinggi dari smoothies maupun soda).  Hal ini bisa membuat bakteri di mulut diubah menjadi asam yang bisa menipiskan enamel gigi dan gigi berlubang.

Solusi:
Konsumsi jus dengan menggunakan sedotan, lalu jauhkan dari permukaan gigi. Pastikan menunggu hingga 45 menit usai minum jus bila ingin menggosok gigi.

2. Vitamin kunyah
Vitamin ini bertekstur kenyal yang mudah lengket di gigi. Kandungan gula di dalamnya bisa membuat gigi berlubang.

Solusi:
Lebih baik, konsumsi vitamin dalam bentuk pil meski rasanya tidak seenak yang bertekstur kenyal.

3. Buah kering
Beberapa buah segar baik untuk gigi karena seperti apel dan pir, namun hal ini tidak berlaku untuk buah kering. Camilan sehat ini sudah tidak memiliki serat selulosa yang dapat membuat gula pada buah terjebak di sekitar gigi.

Solusi:
Setelah mengonsumsi buah kering, beri jeda sebentar kemudian gosok gigi dan bersihkan dengan benang gigi untuk menyingkirkan gula yang terjebak di gigi.

4. White wine
Tidak hanya red wine (anggur merah) yang tidak baik untuk gigi, white wine pun iya. Kandungan asam dalam white wine bisa menggerogoti enamel gigi serta membuat gigi rentan menyerap noda dari makanan atau minuman lain.

Solusi:
Jika Anda memang senang mengonsumsi minuman anggur, padukan dengan kebiasaan makan keju. Makanan dari olahan susu ini kaya protein, kalsium dan fosfor yang membantu kekuatan gigi. Jangan lupa, usai minum red wine maupuan white wine minum maupun kumur dengan air putih untuk menyingkirkan asam di gigi. 

5. Saus barbekyu
Saus manis asin yang dioleskan pada makanan yang di panggang ini berpotensi mengubah warna gigi dan mempercepat pembusukan gigi jika berada di dalam mulut terlalu lama.

Solusi: 
Minum air putih sesudahnya kemudian sikat gigi dengan cara tepat untuk menghilangkan sisa makanan maupun saus barbekyu yang ada di gigi.

Kulit Pisang Dapat Memutihkan Gigi

Gigi Ku Bagus - Memiliki gigi putih tentnunya dambaan bagi semua orang. Gigi yang putih tentunya dapat memberikan kepercayaan diri seseorang. Berikut cara memutihkan gigi dengan kulit pisang:

1.Gosok gigi seperti biasa dengan pasta gigi alami atau Anda dapat menggunakan kulit pisang untuk penyikatan pertama.

2. Gunakan pisang matang karena mengandung paling banyak kalium.

3. Kupas dari ujung bawah karena ini adalah cara monyet mengupas pisang mereka dan itu akan membuat Anda memiliki semua thread yang longgar.

4. Ambil selembar bagian dalam kulit pisang dan dengan lembut gosok sekitar gigi selama 2 menit. Mineral yang menakjubkan di kulitnya seperti kalium, magnesium dan mangan menyerap ke dalam gigi dan memutihkan gigi.

Senin, 01 Juni 2015

Ini Negara yang Warganya Punya Gigi Terburuk


Gigi Ku Bagus - Bagaimana rasanya bila diadakan kompetisi gigi terburuk sedunia? Kira-kira negara mana yang akan mendapat gelarnya? Ternyata tak perlu berandai-andai, karena jawabannya sudah ada di depan mata. 

Christtoffer Van Tuleken, presenter televisi yang sekaligus bekerja sebagai dokter spesialis infeksi gigi, menyatakan bahwa Inggris adalah negara yang masyarakatnya memiliki gigi terburuk, bila dibanding warga negara-negara lain di dunia. Ya, dengan karakteristik gigi kecokelatan, tak rata, rusak, dan membusuk.

Dikutip dari Tydknow, karakteristik gigi masyarakat Inggris yang buruk, akibat masalah gigi sering dianggap remeh sebagian warganya. "Kesadaran merawat gigi bagi masyarakat Inggris sangat kurang," ujar pria 36 tahun tersebut.

Hal ini, berbeda dengan kesadaran merawat gigi yang dimiliki warga Amerika Serikat contohnya. "Kesadaran merawat gigi, saya rasa sudah dimiliki sebagian besar penduduk AS, mereka bahkan menyisihkan pendapatan demi melakukan perawatan rutin," ungkap Chris. 

Kesadaran ini yang seharusnya dimiliki masyarakat Inggris, karena kesehatan gigi adalah salah satu hal penting yang harus dijaga.

Jumat, 22 Mei 2015

Tips Hilangkan Karang Gigi

Gigi Ku Bagus – Menyikat gigi sebanyak 3 kali dalam sehari merupakan hal yang wajib kita lakukan agar terhindar dari karang gigi atau plak gigi. Selain itu dengan rajin menggosok gigi maka kita akan mendapatkan gigi yang bersih dan sehat serta kita juga terhindar dari bau mulut. 

Plak atau Karang gigi yang menempel pada gigi ini akan sulit dibersihkan. Selain harus rajin menggosok gigi cara lain yang ampuh agar gigi bersih dari karang gigi adalah dengan rajin mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Jika anda tidak membersihkan karang gigi yang menempel maka akan banyak bakteri yang bakal tumbuh sehingga dapat merusak gigi anda serta akan menimbulkan bau mulut.

Selain dengan mengunjungi dokter gigi anda bisa saja membersihkan karang gigi dengan beberapa tips yang akan kami berikan. Berikut tipsnya :

#1.  Menggosok Gigi Dengan Tepat

Cara menggosok gigi yang benar yaitu dengan melakukan gerakan memutar atau melingkar. Dengan menyikat gigi secara benar maka akan membantu atau mengurangi karang gigi yang menempel.

#2. Flossing

Flossing bermanfaat untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang masih tertinggal di sela-sela gigi serta dengan flossing juga dapat membantu anda membersihkan gigi anda secara keseluruhan sehingga dengan menggunakan flossing akan membantu anda menghilangkan karang gigi yang menempel.

#3. Menggunakan Pasta Gigi Khusus

Cek kandungan pasta gigi yang anda gunakan. Apakah mengandung fluoride dan pengontrol tartar ? Jika tidak maka gantilah dengan pasta gigi yang mengandung fluoride atau pengontrol tartar sehingga dapat membantu anda menghilangkan karang gigi.

#4. Menggunakan Baking Soda

Selain digunakan untuk membuat kue baking soda dipercaya untuk menghilangkan karang gigi yang menempel. Cara menggunakannya cukup mudah yaitu cukup tuangkan beberapa sendok baking soda kemudian dicelupkan ke sikat gigi anda yang basah. Gosokkan seperti anda menggosok gigi seperti biasa.

#5. Mengkonsumsi Apel dan Melon

Apel dan Melon dipercaya karena khasiatnya yang sangat baik untuk tubuh. Selain dapat memberikan kesehatan yang baik untuk tubuh melon dan apel ternyata juga dapat menghilangkan karang gigi yang menempel. Hal ini disebabkan oleh kandungan alami dan serat alami yang terkandung didalam melon dan apel sehingga pada saat kita mengkonsumsinya akan menghasilkan air liur yang berlebih sehingga dapat menghilangkan karang gigi yang menempel.

Inilah beberapa tips yang dapat anda terapkan untuk menghilangkan karang gigi yang menempel. Dan jangan lupa untuk selalu menggosok gigi dengan cara yang benar.

Sumber Vestyles.com

Keadaan Gigi Yang Harus Dicabut


Gigi Ku Bagus - MASYARAKAT awam ketika merasakan nyeri gigi, seringkali datang ke dokter gigi dan langsung meminta untuk dicabut giginya. Pencabutan gigi sebenarnya merupakan suatu proses pengeluaran gigi dari alveolus. Didahului tindakan anestesi (pembiusan).

Drg Three Rejeki Nainggolan menerangkan, yang perlu diketahui adalah tidak semua nyeri gigi harus langsung dicabut. Gigi yang sudah harus dicabut memiliki kriteria sebagai berikut.

Gigi dengan caries (lubang gigi yang tidak dapat ditambal)

Gigi yang sudah berlubang sangat besar mencapai pulpa, sehingga tidak dapat ditambal, maka pilihan perawatannya yaitu dicabut.

Periodontitis yang parah dan sudah tidak dapat dirawat

Biasanya gigi sudah sangat goyang karena tulang rusak, sehingga sulit untuk dipertahankan. Pasien merasa sulit mengunyah dan meminta untuk dicabut giginya.

Gigi infeksi

Gejala klinisnya adalah gusi bengkak, gigi goyang, sakit ketika dipakai makan. Abses pada gigi yang semakin lama menjadi granuloma dan kista, baiknya segera dicabut saat tidak sakit agar tidak kambuh kembali.

Persiapan radiotherapy

Pada pasien yang hendak dilakukan radiotherapy hendaknya dilakukan dulu pencabutan pada gigi yang bermasalah.

Sisa akar

Sisa akar baiknya segera dicabut sebelum menyebabkan infeksi dikemudian hari.

Gigi pecah atau patah di akar

Fraktur atau patah gigi yang sampai ke akar harus segera dicabut karena menyebabkan nyeri dan tidak nyaman saat makan.

Gigi persistensi

Gigi sulung yang tidak tanggal pada waktunya dan mengganggu pertumbuhan gigi tetap harus segera dicabut.

Kondisi yang tidak disarankan untuk dilakukan pencabutan gigi, di antaranya:

Infeksi akut pada gigi

Perikoronitis akut

Stomatitis akut yang terinfeksi

Keganasan dalam mulut

Pasca radiotherapy

Diabetes melitus yang tidak terkontrol

Penyakit kardiovaskuler seperti jantung koroner, hipertensi yang tidak terkontrol, dan dekompensasi jantung.

Kelainan darah seperti anemia yang berat, penyakit hemorogik seperti hemofili dan leukemia.

Kehamilan.

Alergi pada bahan dan alat pencabutan gigi.

Sesudah dilakukan pencabutan gigi, pasien disarankan untuk memperhatikan perdarahan, rasa sakit atau bengkak yang berlebihan, dry socket, maupun infeksi. “Apabila hal-hal tersebut terjadi, segera kembali ke dokter gigi untuk penanganan selanjutnya,” tutur dokter di SMF Gigi dan Mulut RSUP Prof DR RD Kandou ini.

Sumber manado post

Tips Menjaga Gigi Tetap Putih

Gigi Ku Bagus - Memiliki gigi putih dan bersih tentunya menjadi keinginan setiap orang. Bahkan, sebagian orang menghabiskan banyak uang untuk dapat memutihkan giginya agar terlihat menarik.

Sebenarnya ada cara mudah agar gigi Anda tetap putih alami. Berikut ini merupakan hal yang perlu diketahui agar gigi tetap putih, seperti dikutip okezone dari Allwomenstalk, Jumat (22/5/2015).

Biasakan minum memakai sedotan

Mungkin hal ini terdengar sepele, tetapi kenyataannya ini sangat berpengaruh dengan warna gigi Anda. Karena beberapa minuman seperti soda, teh dan kopi dan membuat gigi cepat menguning. Namun, bila Anda ingin terhindar dari gigi yang cepat menguning biasakanlah minum memakai sedotan.

Pakailah obat kumur yang tepat

Saat ini banyak obat kumur memiliki berbagai macam kandungan yang berbeda-beda. Tentunya dengan khasiat yang beragam, mulai dari membersihkan noda, memperkuat gigi, hingga menghilangkan kotoran di sela-sela gigi. Oleh karenanya, sebelum Anda memutuskan untuk membeli obat kumur tersebut. Sebaiknya periksakan dulu kondisi gigi Anda ke dokter gigi. Karena beberapa produk yang terlalu banyak fluoride, malah dapat menimbulkan berbagai macam masalah gigi.

Jangan terlalu cepat sikat gigi sehabis makan

Para ahli menyarankan, setelah Anda selesai makan sebaiknya Anda harus menunggu 30 menit sebelum Anda menyikat gigi. Karena enamel atau email gigi Anda masih lemah setelah Anda makan, yang pada akhirnya menyebabkan enamel Anda menjadi tipis bila Anda langsung menyikatnya. Hal inilah yang menyebabkan noda kuning di gigi.

Permen karet dapat menjaga warna gigi

Ada banyak jenis permen karet yang menjanjikan dapat memutihkan gigi secara singkat. Sebenarnya itu tidak sepenuhnya benar, tetapi permen karet berguna untuk menjaga warna gigi agar tetap putih. Karena saat kita mengunyah permen karet, otomatis gusi mengeluarkan air liur dari dalam mulut. Hal tersebutlah yang dapat membantu mengelupaskan partikel noda penyebab gigi menguning, sehingga warna gigi tetap terjaga.

Sumber solopos.com

Jangan Kunyah Es Batu dan Buka Tutup Botol

Gigi Ku Bagus - Sebagian orang suka mengingit es batu. Meski rasanya tawar, menggigit es batu menimbulkan sensasi dingin yang menyenangkan di dalam mulut. Namun sebaiknya perlu dipertimbangkan efeknya bagi tubuh. Pasalnya, sering mengigit es batu dapat merusak gigi dalam jangka panjang. Termasuk pula, kerusakan juga dapat dialami oleh orang yang membuka botol memakai gigi.

Dikatakan dr N. Ramesh, pakar kesehatan gigi, kebiasaan membuka botol dengan gigi terlihat cukup sepele. Namun justru gigi bisa mengalami keretakan. Lebih baik meninggalkan kebiasaan tersebut daripada gigi menurun fungsinya.

“Selain itu, terlalu sering melakukan kebiasaan ini juga dapat membuat posisi gigi lama-lama bergeser. Ini mengapa sebaiknya Anda tetap lebih baik menggunakan alat khusus untuk membuka kemasan makanan atau membuka botol,” kata Ramesh, seperti dikutip Detik Health.


Sementara itu, mengunyah es batu dengan gigi juga mampu merusak struktur gigi. Beberapa efeknya adalah dapat memengaruhi sensitivitasnya. Ini akibat perubahan gaya makan dan minum dari suhu panas ke dingin dan sebaliknya. Demikian diungkapkan pakar kesehatan gigi lainnya, dr Preetha K.

Sangat disarankan untuk tidak lagi melakukan kebiasaan mengunyah es batu dan membuka botol dengan gigi. Selain itu jangan lupa untuk selalu membersihkan gigi dengan rutin terutama setelah makan dan sebelum tidur.

“Cegah karies gigi, yang paling gampang itu menyikat gigi dua kali sehari pada waktu yang tepat, sehabis makan pagi dan sebelum tidur malam. Itu yang belum banyak orang lakukan,” kata drg Martha Juslily, MBA, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan.

Jumat, 15 Mei 2015

Hindari Plak Dengan Gosok Gigi 2 Kali Sehari

Gigi Ku Bagus - Banyak yang mengabaikan pentingnya menggosok gigi sebelum tidur. Padahal, hal itu bisa menimbulkan masalah pelik. Sebab, bakteri bisa bersarang yang akhirnya menyebabkan berbagai masalah.

Di antaranya ialah nafas bau. Selain itu, malas menggosok gigi juga bisa menyebabkan gigi berlubang. Anda tentu tak mau masalah tersebut terjadi, bukan? Karena itu, Anda harus rajin menggosok gigi.

"Anda sering menemukan sesuatu yang lengket atau tidak jelas tepat di garis gusi dan biasanya itu adalah plak. Menyikat gigi bisa mengusir bakteri tidak tinggal di gigi," kata dokter gigi, Deepinder Sahota seperti dilansir laman Huffington Post, Selasa (12/5).

Jika dibiarkan, bakteri akan mulai menyerang gigi Anda. Plus, semakin lama plak tinggal di gigi Anda. Hal itu akan membuat bakteri berubah menjadi tartar jika terus diabaikan.

"Tartar biasanya berwarna kuning dan terasa kasar di antara gigi Anda yang bisa menyebabkan peradangan dan perdarahan pada gusi. Jika tidak segera diobati maka Anda akan berisiko kehilangan gigi," jelas Sahota.

Anda bisa menyikat gigi dua kali sehari di pagi dan malam hari sebelum tidur. Menyikat gigi sebaiknya dengan menggunakan pasta gigi fluoride dan sikat berbulu lembut dan juga flossing. Setiap sesi menyikat harus berlangsung sekitar dua menit dan menutupi semua permukaan gigi, bukan hanya bagian-bagian yang kita lihat ketika kita tersenyum. 

Sumber manadopost

Kamis, 14 Mei 2015

Kombinasi Jeruk Nipis dan Garam Buat Gigi Putih

Gigi Ku Bagus - Senyuman seorang perempuan terkadang mampu meluluhkan para peria, tapi apa jadinya bila di balik sunggingan seyum manisnya kemudian terpampang deretan gigi yang memiliki warna kuning dan kusam, Hhm..  bisa Anda bayangkan.

Memiliki gigi yang bagus, bersih dan sehat menjadi idaman semua orang, terutama kaum hawa. Gigi yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pria, deretan gigi yang putih bersih dikombinasi dengan senyum yang manis tak jarang membuat para kaum adam klepek-klepek. Para artis dan orang berduit tak sungkan-sungkan merogoh kocek jutaan rupiah untuk bisa mewujudkan impiannya memiliki gigi putih dan menarik.

Nah, bagi Anda yang tak memiliki dompet setebal para artis dan orang kaya tidak usah risau, ada cara murah dan mudah yang bisa Anda lakukan untuk bisa memiliki gigi putih bersih, caranya cukup sediakan jeruk nipis dan garam.

Jeruk nipis kaya vitamin C dan sangat baik untuk kesehatan gigi dan gusi, selain itu jeruk nipis juga memiliki sifat pembersih alami yang membuat gigi tampak bersih dan sehat. Sedangkan garam merupakan bahan alami yang baik untuk gigi. Garam sangat kaya akan sodium. selain memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan gusi, garam juga ampuh membersihkan kotoran di gigi, seperti kerak dan lainnya, hal lainnya garam juga topcer mengatasi bau mulut.

Berikut cara sederhana menggunakan jeruk nipis dan garam untuk memutihkan gigi Anda.
1. Ambil jeruk nipis secukupnya lalu diperas kewadah yang sudah disiapkan.
2. Sediakan satu sendok makan garam dapur.
3. Campur keduanya menjadi satu, lalu campur dan aduk secara berlahan hingga menyatu.
4. Cara Memakainya: Gunakan campuran ini untuk menggosok gigi secara rutin dan teratur setidaknya 2x sehari. Dengan cara ini maka akan menghilangkan plak yang menempel pada gigi. Mudah dan murah bukan? Semoga bermanfaat.

Sabtu, 02 Mei 2015

6 Makanan Penyebab Gigi Rusak

Gigi Ku Bagus - "Ada banyak makanan yang harus dihindari jika orang ingin menjaga gigi mereka tetap dalam kondisi baik," kata Guillaume Lepine, DDS, seorang dokter gigi yang tinggal di Massachusetts.

Ingin tahu apa saja makanan yang bisa merusak gigi? Berikut adalah enam makanan yang dapat merusak gigi dan membuatnya cepat keropos, seperti dilansir prevention.com. 

1. Soda (Diet Soda)
Minuman bersoda mengandung banyak gula. Itu bisa menempel pada gigi dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk gigi berlubang. Kandungan asam pada soda juga dapat melemahkan enamel gigi. 

2. Permen yang keras
"Mengisap permen membuat gigi terpapar banyak gula untuk waktu yang lama," kata Dr Lepine. "Dan mengunyah permen yang keras dapat memecahkan atau membuat gigi retak, serta mengikis tambalan."

3. Keripik kentang
Keripik kentang memang terasa ringan di mulut. Itu membuat Anda bisa terus memakannya untuk waktu yang lama. Namun, partikel keripik kentang yang terjebak di antara gigi dapat menyebabkan kerusakan gigi.

4. Popcorn
Sama seperti keripik kentang, popcorn dapat terselip di antara gigi dan memicu pertumbuhan bakteri di gigi. 

5. Buah-buahan kering
Buah-buahan kering, seperti kismis dan aprikot, memang kaya nutrisi. Sayangnya, mereka juga kaya gula dan serat selulosa yang tidak bisa larut. Itu bisa menempel di gigi dan menyebabkan kerusakan gigi.

6. Minuman energi
Minuman energi mengandung banyak gula dan asam. Kombinasi itu bisa meningkatkan risiko erosi dan gigi berlubang.

6 Makanan Penyebab Gigi Rusak

Gigi Ku Bagus - "Ada banyak makanan yang harus dihindari jika orang ingin menjaga gigi mereka tetap dalam kondisi baik," kata Guillaume Lepine, DDS, seorang dokter gigi yang tinggal di Massachusetts.

Ingin tahu apa saja makanan yang bisa merusak gigi? Berikut adalah enam makanan yang dapat merusak gigi dan membuatnya cepat keropos, seperti dilansir prevention.com. 

1. Soda (Diet Soda)
Minuman bersoda mengandung banyak gula. Itu bisa menempel pada gigi dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk gigi berlubang. Kandungan asam pada soda juga dapat melemahkan enamel gigi. 

2. Permen yang keras
"Mengisap permen membuat gigi terpapar banyak gula untuk waktu yang lama," kata Dr Lepine. "Dan mengunyah permen yang keras dapat memecahkan atau membuat gigi retak, serta mengikis tambalan."

3. Keripik kentang
Keripik kentang memang terasa ringan di mulut. Itu membuat Anda bisa terus memakannya untuk waktu yang lama. Namun, partikel keripik kentang yang terjebak di antara gigi dapat menyebabkan kerusakan gigi.

4. Popcorn
Sama seperti keripik kentang, popcorn dapat terselip di antara gigi dan memicu pertumbuhan bakteri di gigi. 

5. Buah-buahan kering
Buah-buahan kering, seperti kismis dan aprikot, memang kaya nutrisi. Sayangnya, mereka juga kaya gula dan serat selulosa yang tidak bisa larut. Itu bisa menempel di gigi dan menyebabkan kerusakan gigi.

6. Minuman energi
Minuman energi mengandung banyak gula dan asam. Kombinasi itu bisa meningkatkan risiko erosi dan gigi berlubang.

Rajin Gosok Gigi Pengaruhi Kejantanan

Gigi Ku Bagus - Rajin-rajin lah menggosok gigi bagi anda para laki-laki sejati. Sebab, jika tidak sikat gigi bukan hanya akan membuat gigi rusak, melainkan juga ada hubungannya dengan organ kejantanan anda.

Berdasarkan sebuah penelitian, kesehatan gigi itu ada hubungannya dengan ereksi. Dalam studi di Taiwan diketahui, 79 persen pria dengan disfungsi ereksi (ED) lebih mungkin didiagnosis berpenyakit periodontal kronis (CPD). CPD adalah infeksi yang terjadi ketika gusi menarik diri dari gigi dan memungkinkan bakteri menyebar ke tulang di sekitar gigi.

"Peradangan kronis yang disebabkan oleh penyakit gusi bisa merusak sel-sel endotel seorang pria yang membentuk lapisan pada semua pembuluh darah, termasuk pembuluh darah Mr. P. Kerusakan endotel bisa mengakibatkan aliran darah Mr. P terganggu dan menyebabkan Mr. P menjadi lemas," kata urologi Larry Lipshultz, MD, seperti dilansir laman Womens Health Magazine, Selasa (28/4).

Para peneliti pun menyarankan pencabutan gigi agar bisa membantu menghilangkan peradangan. Dengan demikian, risiko disfungsi ereksi pun bisa dikurangi.

Sebaliknya, jika penyakit ini diketahui lebih awal maka bisa diatasi dengan pengobatan yang sederhana. Misalnya, pembersihan mendalam yang bisa dilakukan oleh dokter gigi.

Orang-orang yang memiliki penyakit periodontal di masa lalu lebih mungkin untuk menderita CPD. Karenanya penting untuk  mengambil tindakan pencegahan dan memantau gejala.

"Kebanyakan orang yang memiliki CPD tidak merasa sakit sampai di tahap lanjutan jadi pastikan untuk mengunjungi dokter gigi Anda jika Anda mengalami gusi bengkak, merah, gusi berdarah ketika menyikat gigi, bau mulut dan gigi longgar," kata Sally J. Cram, consumer advisor for the American Dental Association (ADA).

CPD sebetulnya bisa dicegah. Pastikan Anda menyikat gigi selama dua menit dua kali sehari dengan pasta gigi fluoride, melakukan floss sekali sehari hari dan pastikan Anda rutin melakukan pemeriksaan gigi ke dokter gigi Anda.

Makanan Ini Bisa Hilangkan Kilau Gigi

Gigi Ku Bagus - Memiliki gigi putih dan berkilau tentu menjadi idaman setiap orang. Tapi kebanyakan dari mereka kurang memperhatikan apa saja yang masuk ke dalam mulut mereka. Akibatnya, warna gigi cenderung berubah warna kuning atau kecoklatan.

Para ahli mengatakan bahwa jika makanan atau minuman bisa menodai t-shirt putih Anda, maka hal serupa juga bisa terjadi pada gigi putih Anda. Setiap makanan atau minuman asam mungkin menyebabkan enamel gigi Anda memudar. Berikut beberapa makanan dan minuman yang dapat mempengaruhi gigi berkilau Anda.

1. Anggur merah atau putih
Selain anggur merah, anggur putih juga rupanya dapat menyebabkan gigi menjadi kuning. Hal ini lantaran keduanya sama-sama mengandung tanin, zat yang dapat meninggalkan jejak kuning dan coklat pada gigi Anda. Jadi, bilas mulut Anda dengan air putih setelah Anda meminum anggur untuk menghindari masalah gigi.

2. Kopi
Warna gelap dari kopi tentu saja akan bermasalah bagi gigi putih Anda. Jika Anda gemar minum kopi, sebaiknya tambahkan lebih banyak susu utuk meminimalisir warna gelap pada kopi.

3. Teh
Selain kopi, teh terutama teh hitam juga memiliki efek yang sama pada warna gigi Anda. Para ahli menyarankan untuk memilih teh herbal dan berwarna lebih terang untuk menghindari perubahan warna pada gigi Anda.

4. Kari
Kari mungkin terasa lezat, namun warna khas dari kari akan membekas dan membuat gigi putih Anda menjadi kuning jika Anda mengkonsumsinya sepanjang waktu.

5. Saus tomat
Siapa yang tidak menyukai saus tomat. Hampir semua orang selalu mengandalkan makanan yang satu ini untuk ditambahkan ke dalam beberapa makanan. Namun, warna saus tomat sangat pekat dan cenderung akan menempel di enamel gigi Anda.

6. Buah beri
Beragam jenis beri seperti raspberry, blackberry, dan blueberry memang kaya akan vitamin dan nutrisi yang baik bagi kesehatan. Masalahnya, buah tersebut sangat berwarna dan akan meninggalkan tanda lantaran cenderung menetap di enamel gigi Anda. Jadi jangan lupa minum air putih setelah Anda memakan buah-buahan ini.

7. Cola dan soda
Jika Cola dan minuman bersoda diminum dalam kondisi dingin, ini akan cenderung berkontraksi pada gigi Anda sehingga menyebabkan gigi Anda lebih berpori dan akan menyerap lebih banyak warna. Sebaiknya hindari minuman ini karena sama sekali tak baik bagi kesehatan Anda.

8. Saus kedelai
Kebanyakan saus kedelai yang berjejer dipasaran tidak menggunakan kedelai yang difermentasi. Akibatnya, kebanyakan dari mereka menggunakan protein kedelai dengan asam klorida, dan ini tentu saja tidak baik untuk gigi Anda.

Rabu, 29 April 2015

Mau Gigi Sehat? Ini Tipsnya

Gigi Ku Bagus - Ingin memiliki senyum cantik yang menampakkan barisan gigi yang sempurna? Untuk itu, Anda harus menjaga kesehatan mulut dan gigi Anda. Gigi yang bersih dan putih tentu akan mempercantik senyum Anda. Nah, berikut adalah enam tips menjaga kesehatan gigi dan membuatnya tetap bersih.

1. Menyikat gigi secara teratur
Sikatlah gigi Anda minimal dua kali sehari. Anda disarankan untuk menyikat gigi 30 menit setelah makan makanan manis. Menyikat gigi dapat membantu untuk menghilangkan partikel makanan yang menempel di gigi. 

2. Benang gigi
Bersihkan gigi dengan benang setidaknya sekali sehari untuk membantu membersihkan sisa makanan menempel di gigi. Sebab, menyikat gigi saja tidak cukup untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang terselip di sela gigi. 

3. Periksa 6 bulan sekali
Untuk menghindari kerusakan gigi lebih lanjut, Anda disarankan untuk pergi ke dokter gigi 6 bulan sekali. Mencegah lebih baik daripada mengobati!

4. Makanan sehat untuk gigi
Anda harus mengurangi konsumsi junk food atau makanan ringan yang digoreng karena itu tidak baik untuk tubuh dan gigi Anda. Untuk menguatkan gigi, konsumsi makanan yang mengandung Vitamin C, Kalsium, dan Fosfor. 

5. Membersihkan lidah secara teratur
Kuman di lidah bisa merusak kesehatan gigi. Setelah selesai menyikat gigi, pastikan juga untuk membersihkan lidah Anda.

Senin, 27 April 2015

Begini Cara Atasi Gigi Ngilu Akibat Gigi Sensitif

Gigi Ku Bagus - Bukan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, studi kualitatif yang dilakukan Universitas Sheffield, Inggris, bekerja sama dengan GSK mengungkap bahwa gigi sensitif berdampak negatif dalam kehidupan sehari-hari. 

Akhir pekan merupakan kesempatan bagi Fenita Arie dan keluarga untuk berwisata kuliner. Sayang keluhan ngilu akibat gigi sensitif acap kali mengganggu kegiatannya tersebut. ”Kami sekeluarga senang mencoba restoran baru. Tapi jadi enggak happy karena susah menikmati. Memang sih keluhan ini (gigi ngilu) datang dan pergi, tapi lama kelamaan jadi sering,” keluh ibu dua anak ini dalam acara konferensi pers Sensodyne Enjoy Tanpa Ngilu!di Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu. 

Keluhan ini dia konsultasikan ke dokter gigi untuk minta ditambal, tetapi dokter mengatakan bahwa penyebabnya bukan lubang di gigi melainkan email yang tipis. Fenita mengaku salah satu bagian giginya agak meregang akibat tidak tuntas memakai kawat gigi. ”Akibatnya gusi saya menjadi turun,” ujarnya. Apa yang Fenita alami ternyata juga banyak dialami masyarakat umum. Memang gigi ngilu memang dapat membuat momen kebersamaan terganggu. 

”Ciri utama gigi sensitif adalah rasa sakit yang pendek dan tajam saat terkena rangsangan. Namun, keluhan ini biasanya hilang sehingga banyak orang merasa tidak perlu menindaklanjuti,” kata drg Jehezkiel Martua dari GlaxoSmithKline (GSK) Oral Health Care Expert Marketing. Pemicu kondisi tersebut adalah email gigi yang menipis karena gusi yang turun sehingga akar gigi atau dentinterekspos. 

Dentinini memiliki saluran-saluran yang sangat kecil yang langsung berhubungan dengan saraf gigi. Penyebabnya berbagai macam. Menurut dokter gigi yang akrab disapa Eki ini, kebiasaan menyikat gigi yang salah juga lama kelamaan membuat gusi turun. Penyebab lain adalah proses pemutihan gigi karena bahannya bersifat asam sehingga lapisan email akan menipis. Problem kesehatan ini dapat melanda berbagai usia, tapi kebanyakan adalah mereka yang masih berusia produktif, baik pria atau wanita. 

”Hampir 43% populasi pernah mengalami gigi sensitif. Ini tentu mengganggu karena karakter orang Indonesia itu doyan makan, di acara apa pun pasti ada makan-makannya,” kata Danny Hadhyan, Marketing Director GSK. Bukan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, dalam studi kualitatif yang dilakukan oleh Universitas Sheffield, Inggris, bekerja sama dengan GSK, disebutkan gigi sensitif berdampak negatif dalam kehidupan sehari-hari. ”Kondisi ini berdampak pada aspek fungsional, emosional, dan sosial. Dampak fungsional misalnya kita jadi takut sikat gigi di bagian yang ngilu,” kata Eki. 

Karena dihantui rasa ngilu, Eki menyebutkan, kita pun membatasi diri untuk menikmati makanan dan minuman. Akibatnya bisa saja kebutuhan nutrisi jadi kurang tercukupi. Sementara, dampak emosional juga sangat jelas dan nyata dirasakan. Misalnya rasa terganggu oleh rasa ngilu yang tiba-tiba datang, rasa kesal karena tidak bisa menikmati makanan dan minuman favorit, hingga merasa terganggu karena harus menyusun strategi dalam mengatasi rasa ngilu, seperti mengubah cara makan dan minum. 

Para ahli di MayoClinic menegaskan, jika selama menyikat gigi, mengunyah atau minum Anda menghindari tempat yang sensitif ini karena rasa ngilu, berarti Anda memerlukan pengobatan. Untuk diketahui, rasa ngilu pada gigi bukan hanya karena gigi sensitif, karenanya harus konsultasikan. Adapun drg Laura Zaizavonna selaku GSK Oral Care Expert Marketing Consultant mengatakan, ada enam cara yang dapat dilakukan untuk menangani gigi sensitif. Nah yang utama pastinya dengan menyikat gigi dua kali sehari. 

Kemudian menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif, menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut, tidak melakukan penyikatan gigi dengan tekanan berlebih, menghindari kebiasaan menggertakkan gigi, dan memeriksakan kondisi gigi ke dokter gigi secara rutin enam bulan sekali. Laura mengingatkan untuk menggosok gigi selama minimal dua menit, dengan gerakan memutar atau vertikal dari batas gusi hingga ujung gigi. 

Hindari gerakan horizontal karena cenderung akan mengikis leher gigi sehingga mudah terserang gigi sensitif. Batasi pula makanan yang sifatnya terlalu asam. Sebaliknya, tambahkan makanan berkalsium tinggi, seperti susu dan keju dalam diet Anda. Selain itu, tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman panas dan dingin secara beriringan. Sebab, saraf gigi butuh penyesuaian suhu. 

Salah satu inovasi mengatasi gigi sensitif adalah dengan menggunakan pasta gigi yang berteknologi NovaMin, yang mampu membentuk kembali lapisan mineral gigi yang alami untuk melindungi area gigi yang sensitif. Teknologi ini bekerja secara alami saat bercampur dengan air liur di dalam mulut. 

”Reaksi kimia dari NovaMin ketika berkontak langsung dengan air liur, ia akan menaikkan Ph mulut. Nah yang menyebabkan ion kalsium dan fosfat melepas dan membantu pembentukan kembali lapisan mineral gigi pada dentinyang terbuka,” kata Laura. 

Sumber Koran SINDO

Bagaimana Gigi Menjadi Gigi Sensitif

Gigi Ku Bagus - Banyak pilihan pasta gigi. Satu rumah sering kali menggunakan satu pasta gigi yang sama. Anda yang tak sensitif giginya bisa saja menggunakan pasta gigi sensitif. Sehingga khawatir gigi Anda lama-kelamaan menjadi sensitif.

Tapi menurut drg Saiful SpOrt kebiasaan menggunakan pasta gigi sensitif ternyata aman.

“Perlu diketahui penyebab gigi sensitif karena adanya penipisan di lapisan paling luar gigi atau email gigi. Sehingga lapisan tengah gigi yang disebut dentin gigi menjadi terbuka dan tampak terjadi penurunan gusi,” jelas dokter dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjaharanie (AWS) tersebut.

Dentin atau yang disebut dengan leher gigi, rawan menjadi sensitif apabila terkena rangsangan dari makanan atau minuman yang dingin atau panas. Hal tersebut karena lapisan di leher gigi sangat tipis dan menyambung ke ujung saraf gigi.

“Saat ada rangsangan dari makanan dan minuman, ujung saraf langsung bereaksi dan memicu rasa ngilu yang tajam. Selain makanan dan minuman, udara dingin pun dapat membuat gigi sensitif terasa ngilu. Pengendara roda dua yang mungkin sering mengalami,” ujarnya.

Saiful juga menyebut kebiasaan buruk cara menyikat gigi yang kurang tepat menjadi faktor gigi sensitif.

“Gerakan menyikat gigi yang tepat adalah dengan memutar sikat gigi dari atas ke bawah untuk rahang atas, dan rahang bawah sebaliknya. Gerakan sikat gigi yang salah akan meninggalkan karang gigi, bila dibiarkan dapat menumpuk dan mendesak gusi,” papar Saiful.

Menyikat gigi dengan tekanan kuat menyebabkan penipisan lapisan email gigi. Upaya menyikat gigi sebersih mungkin dan terlalu sering juga membuat dentin gigi Anda terbuka. “Lebih baik menyikat rutin dengan perlahan dan gerakannya benar. Gunakan pula sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut,” ujarnya.

Gigi sensitif, lanjut Saiful memang tidak akan menimbulkan efek yang dapat memperburuk kesehatan gigi dan mulut, seperti kematian gigi yang akan menyebabkan infeksi gigi.

“Tetapi, rasa ngilu yang berkepanjangan akan membuat Anda tidak nyaman dan kesulitan untuk makan atau minum. Lebih baik segera diobati, biasanya dokter akan memberi penguat untuk lapisan gigi dan obat anti ngilu. Penggunaan gigi sensitif juga bisa dilakukan tetapi hanya untuk tahap awal, bila ngilu berlanjut pasta gigi tersebut tidak banyak membantu,” tegas Saiful.

Sabtu, 25 April 2015

Atasi Sakit Gigi Obat-Obatan Alami

Gigi Ku Bagus - Tak selalu perlu minum obat kimia untuk menghilangkan sakit gigi sebab ada juga bahan alami yang ampuh menghilangkan penyakit ini. Cenut-cenut di gigi memang mengganggu sekali, apalagi jika suasana sekitar sedang berisik. Deritanya pasti dapat membuat Anda naik darah dengan mudah, kan?

Tapi jangan khawatir sebab ada beberapa obat tradisional alami yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan sakit gigi tersebut. Dilansir oleh laman Vemale, ini dia obat sakit gigi alami:

Garam dan lada
Garam berperan sebagai antiseptik, sama seperti lada juga. Ambil lada bubuk dan campur dengan garam halus hingga menjadi pasta, ditambah sedikit air. Gunakan untuk mengompres bagian gigi yang sakit, atau gusi yang bengkak tersebut. Bilas setelah 5 menit, dan ulangi 3 kali sehari.

Cengkeh
Cengkeh banyak mengandung zat yang berfungsi sebagai anti inflamasi, antibakteri, antioksidan dan anestesi. Anda tinggal menghaluskannya, lalu beri beberapa tetes minyak kelapa. Gunakan Cotton bud untuk mengoleskan cengkeh tersebut ke gigi yang sakit. Diamkan sejenak, jangan sampai tertelan. Kumur-kumur setelah beberapa menit.

Bawang putih
Bawang putih pun bermanfaat sebagai antibakteri. Cara memakainya adalah dengan cara dihaluskan dan bubuhkan pada gigi yang sakit. Diamkan beberapa saat di gigi, kemudian kumur-kumur hingga bersih. Ulangi 3-4 kali sehari hingga sakit gigi hilang.

Selamat mencoba, semoga sakit gigi Anda segera hilang.

Sumber sidomi

Obati Rematik dan Sakit Gigi Dengan Kunyit

Gigi Ku Bagus - Kurkumin, pigmen kuning dari kunyit, telah lama digunakan untuk tujuan kesehatan dalam pengobatan Cina dan Ayurvedic.

Di antaranya untuk kondisi:
- pencernaan dan hati,
- kesulitan menstruasi,
- sakit gigi,
- Bahkan banyak yang mengatakan bahwa kunyit juga manjur untuk mengatasi rematik.

Hasil Penelitian

Para ilmuwan dari University of Arizona College of Medicine menyatakan bahwa kunyit dapat membantu mengatasi penyakit lain. Penyakit tersebut, yakni rheumatoid arthritis dan osteoporosis.

Itu terjadi karena ekstrak kurkuminoid yang ada pada kunyit mampu menghambat faktor NF-KB pada sendi. Ketika diaktifkan, faktor NF-KB bisa menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan sendi.

Oleh sebab itu, kunyit dapat membantu menurunkan rasa sakit dan pembengkakan, meningkatkan mobilitas sendi. Juga mencegah keropos tulang.

Kurkumin juga dikenal sebagai antioksidan yang kuat. Antioksidan dapat melindungi sel-sel dari serangan radikal bebas.

Perlu diketahui, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sel dan penurunan sistem kekebalan tubuh yang selanjutnya menimbulkan infeksi, penyakit degeneratif, dan kanker.

Dengan demikian, antioksidan seperti kurkumin memainkan peran kunci untuk menangani radang sendi dan juga dapat membantu untuk mencegahnya.

Sumber klikdokter.com

Cara Merawat Gigi dengan Benar

Gigu Ku Bagus - Sebagian besar masyarakat Indonesia memang menyikat giginya secara rutin, tetapi hanya sedikit sekali yang melakukannya dengan benar. Padahal, perawatan gigi dan mulut yang tepat berkaitan erat dengan kesehatan.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2014 memperlihatkan sekitar 94,2% masyarakat Indonesia menyikat gigi setiap hari, tetapi hanya 2,3% yang melakukannya dengan benar, setelah makan pagi dan sebelum tidur malam. Sebagian besar penduduk Indonesia menyikat gigi saat mandi pagi maupun sore.

“Cara menyikat gigi yang benar harus diperhatikan,” kata Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Melanie S. Djamil, belum lama ini.

Dia menjelaskan cara menyikat gigi yang benar yaitu dimulai dari arah gusi ke gigi, atau dengan prinsip merah-putih. Merah untuk melambangkan gusi dan putih untuk melambangkan gigi. Selain itu, lakukan pula gerakan memutar dengan mulut tertutup.

Hal lain yang harus menjadi perhatian adalah tidak boleh menggunakan sikat gigi yang sama lebih dari tiga bulan, sesuai anjuran American Dental Association (ADA). Mengapa? Ingatlah bahwa bulu sikat gigi menjadi tempat bersarangnya bakteri.

Peneliti dari the University of Manchester menemukan lebih dari 200 juta bakteri pada bulu sikat gigi, termasuk E.coli dan staphylococci. Bakteri sangat mudah dan cepat berkembang biak termasuk pada sikat gigi karena kondisi lembab, khususnya sikat gigi yang tidak terawat dan terlalu lama digunakan. Bakteri bisa pindah dari sikat gigi ke tubuh manusia melalui rongga mulut dan menimbulkan penyakit.

Dalam memilih sikat dan pasta gigi, kebanyakan orang Indonesia mengikuti kebiasaan keluarganya, tanpa tahu sikat atau pasta gigi mana yang paling tepat digunakan.

Perempuan yang akrab disapa Prof. Mel itu mengatakan sikat gigi yang baik memiliki ujung kepala yang mengecil sehingga bisa menjangkau bagian mulut belakang. Sikat gigi juga sebaiknya berbulu lembut agar tidak melukai gusi. Untuk gagangnya, pilih yang tidak terlalu berlekuk dengan ukuran yang sesuai dengan bentuk genggaman tangan. Menggunakan sikat gigi yang kurang tepat bisa merusak gigi.

Selain sikat gigi, pemilihan pasta gigi juga tidak kalah penting. Sebaiknya, perhatikan betul kandungan dan manfaatnya agar sesuai dengan kondisi gigi dan mulut.

Dia menjelaskan sisa makanan di dalam mulut akan berubah menjadi asam, sedangkan gigi sangat rentan akan serangan asam. Jika gigi terpapar asam terus menerus, kalsium gigi akan mengeropos dan gigi cepat rusak.

Oleh karenanya, penting agar masyarakat menggunakan pasta gigi yang dapat melindungi dari serangan asam tersebut yaitu dengan kandungan System Protective Layer (SPL).

Perempuan berjilbab ini tidak menganjurkan untuk bergonta-ganti pasta gigi dalam waktu cepat. “Beri waktu kerja dulu pasta giginya, masa belum memberi efek sudah ganti lagi,” katanya.

Jika perawatan gigi sudah dilakukan dengan benar, jangan lupa memperhatikan perawatan lidah. Lidah yang tidak pernah dibersihkan dalam waktu yang lama bisa saja akan mengalami kesulitan dalam mengecap. Cara membersihkan lidah yaitu menyikatnya dengan sikat gigi.

Nah, mulai sekarang, cobalah untuk selalu mengingat bahwa perawatan gigi dan mulut yang tepat akan membantu pemiliknya terhindar dari masalah yang menganggu seperti gigi berlubang atau bau mulut.

Sumber Bisnis.com