Tampilkan postingan dengan label sakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sakit. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 April 2015

Atasi Sakit Gigi Obat-Obatan Alami

Gigi Ku Bagus - Tak selalu perlu minum obat kimia untuk menghilangkan sakit gigi sebab ada juga bahan alami yang ampuh menghilangkan penyakit ini. Cenut-cenut di gigi memang mengganggu sekali, apalagi jika suasana sekitar sedang berisik. Deritanya pasti dapat membuat Anda naik darah dengan mudah, kan?

Tapi jangan khawatir sebab ada beberapa obat tradisional alami yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan sakit gigi tersebut. Dilansir oleh laman Vemale, ini dia obat sakit gigi alami:

Garam dan lada
Garam berperan sebagai antiseptik, sama seperti lada juga. Ambil lada bubuk dan campur dengan garam halus hingga menjadi pasta, ditambah sedikit air. Gunakan untuk mengompres bagian gigi yang sakit, atau gusi yang bengkak tersebut. Bilas setelah 5 menit, dan ulangi 3 kali sehari.

Cengkeh
Cengkeh banyak mengandung zat yang berfungsi sebagai anti inflamasi, antibakteri, antioksidan dan anestesi. Anda tinggal menghaluskannya, lalu beri beberapa tetes minyak kelapa. Gunakan Cotton bud untuk mengoleskan cengkeh tersebut ke gigi yang sakit. Diamkan sejenak, jangan sampai tertelan. Kumur-kumur setelah beberapa menit.

Bawang putih
Bawang putih pun bermanfaat sebagai antibakteri. Cara memakainya adalah dengan cara dihaluskan dan bubuhkan pada gigi yang sakit. Diamkan beberapa saat di gigi, kemudian kumur-kumur hingga bersih. Ulangi 3-4 kali sehari hingga sakit gigi hilang.

Selamat mencoba, semoga sakit gigi Anda segera hilang.

Sumber sidomi

Kamis, 16 April 2015

Yang Harus Dilakukan Ibu Hamil Saat Mengalami Sakit Gigi

Gigi Ku Bagus - Para ibu hamil cenderung mengalami masalah pada kesehatan mulutnya. Yang paling sering terjadi adalah masalah peradangan gusi atau gusi berdarah. 

Perempuan yang sedang mengandung memang rentan mengalami kedua masalah mulut tersebut. Menurut dokter gigi sekaligus GSK Oral Care Health Expert Marketing, Jehezkiel Maratua, peradangan gusi atau gusi berdarah terjadi akibat adanya gangguan hormonal. 

"Gusinya bengkak dan berdarah karena ada perubahan hormonal," kata dokter Eki, saat ditemui di kawasan Serpong, Tangerang. "Gusi itu jaringan lunak, ada pembuluh darah. Itu terpengaruh saat ada perubahan hormonal," ujarnya melanjutkan. 

Menurut Eki, jika hal ini terjadi si ibu hamil harus segera memeriksakan kondisinya ke dokter. Sebab, masalah kesehatan mulut tidak bisa disepelekan begitu saja karena nantinya akan merembet ke mana-mana. 

"Kalau mulutnya sakit, ibu hamil enggak makan. Ibunya sakit, janinnya juga sakit," kata Eki. "Mulutnya sakit, malas bersihin gigi, bakteri di mulut bisa masuk dalam tubuh. Ini bisa menyebabkan infeksi di mana-mana," ujarnya menambahkan. 

Eki menjelaskan, segala macam hal yang tertelan nantinya akan terbawa ke dalam darah dan diedarkan ke seluruh tubuh. Saat itulah bakteri yang berasal dari mulut bisa menginfeksi bagian tubuh lainnya. 

Untuk itulah ia menganjurkan para ibu hamil agar segera pergi ke dokter kandungan atau dokter gigi, jika terjadi permasalahan peradangan gusi maupun gusi berdarah. 

"Ada perawatan tertentu. Tidak boleh rontgen. Itu sebaiknya dihindari," katanya. "Kecuali ada peradangan denyut sampai bengkak. Obat-obatan juga tidak boleh sembarangan," ujarnya menjelaskan.